“Justice For Audrey”. Audrey Juga Bersalah?!

tribunkota

Kasus Audrey, siswi SMP di Pontianak yang jadi korban penganiayaan oleh sekelompok siswi SMA masih ramai jadi perbincangan publik. Viralnya tagar ‘JusticeForAudrey’ dan reaksi sejumlah publik figur terhadap kasus ini membuat banyak orang menjadi simpatik dan memberikan dukungan kepada Audrey. Namun, pernyataan dari kepolisian serta sejumlah temuan yang didapat dianggap menjadi kejanggalan tersendiri dalam kasus Audrey ini. Sejumlah temuan yang dianggap ganjil ini kemudian diposting oleh seorang pengguna Instagram yang kemudian dibagikan oleh akun @audreyjugabersalah lewat Instagram Story.

Ada 8 poin kejanggalan yang diungkapkan dalam postingan tersebut.

Mulai dari kasus Audrey yang viral karena seseorang yang bukan siapa-siapa Audrey mengunggahnya di Twitter. Padahal pihak keluarganya baru melaporkan kasus tersebut seminggu setelahnya.

Kemudian temuan mengenai Audrey yang memiliki 2 akun Facebook, di mana salah satunya sudah dihapus. Dalam akun tersebut dikabarkan Audrey sering mengungkapkan kata-kata yang kelewat kasar dan vulgar.

Pernyataan dari kepolisian mengenai hasil visum terhadap Audrey pun juga dimasukan. Dari hasil visum, tak ditemukan luka-luka serius pada tubuh Audrey. Termasuk klaim sebelumnya mengenai alat vital Audrey sengaja dirusak, ternyata tak tampak luka robek atau memar.

Meski terduga pelaku juga bersalah, namun temuan ini membuat sebagian masyarakat menganggap bahwa Audrey juga bersalah terkait kasus ini.

Sebelumnya kasus dugaan pemukulan bergilir yang dialami Audrey (14) telah melewati tahap klarifikasi dari para pelakunya.

Kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian Pontianak dengan mendatangkan para pelaku dan saksi-saksi untuk memberikan keterengan masing-masing.

Pasalnya, selama ini pemberitaan yang tersebar, sumbernya hanya dari satu sisi dan lebih banyak mengedepankan asumsi.

Untuk itu, pengakuan terbaru beberapa pelaku dugaan pemukulan bergilir ini terus mengutarakan jawaban mereka agar teka-teki informasi lebih dimengerti lagi.

Pertama soal “alasan pemukulan” Audrey. Dari penuturan salah satu pelaku, menjelaskan bahwa masalah yang dialami olehnya bukan masalah asmara seperti yang banyak diberitakan.

“Di sini masalah saya dengan Audrey menyangkut masalah almarhum bapak saya,” terang pelaku dikutip HAI dari Tribun Timur, Jumat (12/4/2019).

Dijelaskan oleh pelaku juga, Audrey diduga pernah mencampuri urusan pribadi keluarganya.

“Terus di sini yang membuat saya sakit hati dengan Audrey adalah dia mengikut campurkan urusan pribadi saya ini,” katanya dengan suara bergetar.

“Terus saya merasa terancam di DM (Instagram), di WA dan segala yang terkait dengan saya, saya diancam,” ungkap pelaku di balik masker yang menutup wajahnya itu.

Berdasarkan penuturannya pula, pelaku mengaku tidak akan melakukan pengeroyokan jika Audrey tidak bertindak seperti yang tadi diceritakan.

“Di sini saya juga meyakini kalau Audrey tidak membuat omongan seperti ini atau mencampuri urusan saya, saya tidak akan pernah melakukan hal ini,” jelasnya.

“Saya juga kesal dengan perilaku saya, sampai saya juga tidak bisa mengendalikan emosi saya,” tambahnya lagi.

Setelah menjelaskan awal kronologi permasalahannya dengan Audrey, pelaku lain yang namanya juga dirahasikan ini menegaskan bahwa masalah yang menyebabkan pengeroyokan bukan karena cowok kakak sepupu atau omongan mantan seperti yang sebelumnya diberitakan banyak media.

“Saya juga (ada) masalah saya dengan Audrey, tapi juga bukan masalah cowok,” tegas pelajar SMA bertudung tersebut.

Dikatakan oleh pelaku, dirinya sudah sejak lama menyimpan rasa sakit hati terhadap Audrey.

“Emang ini masalahnya udah lama tetapi saya memang sakit hatinya masih terasa, sampai almarhum (Ayah) masih ada pun juga bapak saya juga pernah bilang ‘sudah diamkan saja’,” cerita pelaku lagi getir.

“Tapi sebagai anak ya pasti ya di mana pun namanya orangtua pasti tetap menjaga, tapi sebagai anak (saya) juga sakit hati terhadap omongan Audrey ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, pelaku yang masih di bawah umur tersebut mengungkapkan bahwa awal rasa sakit hatinya terjadi karena omongan kasar Audrey.

“Yang saya ingat, dia ikut mencampuri urusan utang piutang kami, mamak saya dibilang memang suka pinjam uang,” terangnya lagi memushi kelakuan buruk Audrey.

Dari pengakuan para pelaku pemukulan bergilir itu, ditemukan juga adanya bukti-bukti digital bahwa status Audrey di media sosial kerap melontarkan omongan kasar.

Namun bagaimana pun kejadian ini, posisi Audrey adalah korban daripada pemukulan kakak-kakak kelasnya yang kebetulan masih remaja.

Soal mana yang harus diadili lebih dulu, apakah Audrey yang dibully dengan fisik atau para pelaku yang dibully secara verbal? Kita serahkan ke pihak yang berwajib.

Digerebek Atta Halilintar, Begini Kondisi Rumah Bowo Tik Tok setelah Tenar, Lihat Kamarnya!

Setelah namanya viral, Bowo Alpenliebe alias Bowo Tik Tok banyak diundang di sejumlah acara televisi.

Bocah berusia 13 tahun ini juga jadi rebutan para Youtuber untuk tampil di channel Youtube miliknya.

Salah satunya Atta Halilintara, Youtuber yang memiliki subscribe 2,9 juta.

Youtuber berusia 24 tahun rela mendatangi rumah Bowo malam-malam demi bisa menampilkannya di channel miliknya.

<iframe frameborder="0" scrolling="no" class="i-amphtml-fill-content" id="google_ads_iframe_2" src="https://tpc.googlesyndication.com/safeframe/1-0-32/html/container.html?n=0&quot; name="1-0-32;14820;window.dicnf = {};(function(){var aa=”function”==typeof Object.create?Object.create:function(a){function b(){}b.prototype=a;return new b},l;if(“function”==typeof Object.setPrototypeOf)l=Object.setPrototypeOf;else{var n;a:{var ba={j:!0},q={};try{q.__proto__=ba;n=q.j;break a}catch(a){}n=!1}l=n?function(a,b){a.__proto__=b;if(a.__proto__!==b)throw new TypeError(a+” is not extensible”);return a}:null}var t=l,u=this,v=Date.now||function(){return+new Date};var ca=Array.prototype.forEach?function(a,b){Array.prototype.forEach.call(a,b,void 0)}:function(a,b){for(var c=a.length,d=”string”==typeof a?a.split(“”):a,e=0;e<c;e++)e in d&&b.call(void 0,d[e],e,a)};function w(a){var b=this;this.b=!1;this.a=[];a(function(a){x(b,a)})}function x(a,b){if(!a.b)if(b instanceof w)b.then(function(b){x(a,b)});else{a.b=!0;a.c=b;for(b=0;b<a.a.length;++b)y(a,a.a[b]);a.a=[]}}function y(a,b){a.b?b(a.c):a.a.push(b)}w.prototype.then=function(a){var b=this;return new w(function(c){y(b,function(b){c(a(b))})})};function da(a){var b=a.length,c=0;return new w(function(d){if(0==b)d([]);else for(var e=[],f={g:0};f.g<b;f={g:f.g},++f.g)a[f.g].then(function(a){return function(f){e[a.g]=f;++c==b&&d(e)}}(f))})};function A(a,b,c){a.addEventListener&&a.addEventListener(b,c,!1)};function B(a){return{visible:1,hidden:2,prerender:3,preview:4,unloaded:5}[a.visibilityState||a.webkitVisibilityState||a.mozVisibilityState||""]||0}function ea(a){var b;a.visibilityState?b="visibilitychange":a.mozVisibilityState?b="mozvisibilitychange":a.webkitVisibilityState&&(b="webkitvisibilitychange");return b};function C(a){C[" "](a);return a}C[" "]=function(){};function D(a,b){a.google_image_requests||(a.google_image_requests=[]);var c=a.document.createElement("img");c.src=b;a.google_image_requests.push(c)};var E=null;function fa(a,b){return"&adurl="==a.substring(a.length-7)?a.substring(0,a.length-7)+b+"&adurl=":a+b}function F(){this.a=u.document;this.f=u;this.c=this.b=null;ha(this)}function ha(a){var b=[];if((u.dicnf||{}).umi){var c=new w(function(b){a.b=b});b.push(c)}3==B(a.a)&&3==B(a.a)&&b.push(ia(a));0<b.length&&(a.c=v());a.h=da(b)}function ia(a){return new w(function(b){var c=ea(a.a);if(c){var d=function(){if(3!=B(a.a)){var e=a.a;e.removeEventListener&&e.removeEventListener(c,d,!1);b()}};E&&(d=E(521,d));A(a.a,c,d)}})}function ja(a){var b=F.b();/(google|doubleclick).*\/pagead\/adview/.test(a)&&(a=fa(a,"&vis="+B(b.a)));b.h.then(function(){var c=a;b.f.rvdt=b.c?v()-b.c:0;D(b.f,c)})}F.a=void 0;F.b=function(){return F.a?F.a:F.a=new F};var G=document,ka=window;function H(a){try{var b;if(b=!!a&&null!=a.location.href)a:{try{C(a.foo);b=!0;break a}catch(c){}b=!1}return b}catch(c){return!1}}function la(a,b){if(a)for(var c in a)Object.prototype.hasOwnProperty.call(a,c)&&b.call(void 0,a[c],c,a)};var ma=!!window.google_async_iframe_id,I=ma&&window.parent||window;function J(a,b,c){c=void 0===c?{}:c;this.error=a;this.context=b.context;this.line=b.line||-1;this.msg=b.message||"";this.file=b.file||"";this.id=b.id||"jserror";this.meta=c};var na=/^https?:\/\/(\w|-)+\.cdn\.ampproject\.(net|org)(\?|\/|$)/;function oa(a,b){this.a=a;this.b=b}function pa(a,b){this.url=a;this.i=!!b;this.depth=null};function K(){this.c="&";this.f=!1;this.b={};this.h=0;this.a=[]}function qa(a,b){var c={};c[a]=b;return[c]}function ra(a,b,c,d,e){var f=[];la(a,function(a,g){(a=sa(a,b,c,d,e))&&f.push(g+"="+a)});return f.join(b)}function sa(a,b,c,d,e){if(null==a)return"";b=b||"&";c=c||",$";"string"==typeof c&&(c=c.split(""));if(a instanceof Array){if(d=d||0,d<c.length){for(var f=[],h=0;he?encodeURIComponent(ra(a,b,c,d,e+1)):”…”;return encodeURIComponent(String(a))}function L(a,b,c,d){a.a.push(b);a.b[b]=qa(c,d)}function ta(a,b,c){b=b+”//pagead2.googlesyndication.com”+c;var d=ua(a)-c.length;if(0>d)return””;a.a.sort(function(a,b){return a-b});c=null;for(var e=””,f=0;f<a.a.length;f++)for(var h=a.a[f],g=a.b[h],m=0;m=k.length){d-=k.length;b+=k;e=a.c;break}else a.f&&(e=d,k[e-1]==a.c&&–e,b+=k.substr(0,e),e=a.c,d=0);c=null==c?h:c}}a=””;null!=c&&(a=e+”trn=”+c);return b+a}function ua(a){var b=1,c;for(c in a.b)b=c.length>b?c.length:b;return 3997-b-a.c.length-1};function va(a,b,c,d){if(Math.random()<(d||.01))try{if(c instanceof K)var e=c;else e=new K,la(c,function(a,b){var c=e,d=c.h++;a=qa(b,a);c.a.push(d);c.b[d]=a});var f=ta(e,a.a,"/pagead/gen_204?id="+b+"&");f&&D(u,f)}catch(h){}};var N=null;function wa(){var a=u.performance;return a&&a.now&&a.timing?Math.floor(a.now()+a.timing.navigationStart):v()}function xa(){var a=void 0===a?u:a;return(a=a.performance)&&a.now?a.now():null};function ya(a,b,c){this.label=a;this.type=b;this.value=c;this.duration=0;this.uniqueId=this.label+"_"+this.type+"_"+Math.random();this.slotId=void 0};var O=u.performance,za=!!(O&&O.mark&&O.measure&&O.clearMarks),P=function(a){var b=!1,c;return function(){b||(c=a(),b=!0);return c}}(function(){var a;if(a=za){var b;if(null===N){N="";try{a="";try{a=u.top.location.hash}catch(c){a=u.location.hash}a&&(N=(b=a.match(/\bdeid=([\d,]+)/))?b[1]:"")}catch(c){}}b=N;a=!!b.indexOf&&0Math.random())}function Ba(a){a&&O&&P()&&(O.clearMarks(“goog_”+a.uniqueId+”_start”),O.clearMarks(“goog_”+a.uniqueId+”_end”))}Aa.prototype.start=function(a,b){if(!this.a)return null;var c=xa()||wa();a=new ya(a,b,c);b=”goog_”+a.uniqueId+”_start”;O&&P()&&O.mark(b);return a};function Ca(){var a=T;this.c=Da;this.f=this.b;this.a=void 0===a?null:a}function Ea(a,b,c,d){try{if(a.a&&a.a.a){var e=a.a.start(b.toString(),3);var f=c();var h=a.a;c=e;if(h.a&&”number”==typeof c.value){var g=xa()||wa();c.duration=g-c.value;var m=”goog_”+c.uniqueId+”_end”;O&&P()&&O.mark(m);h.a&&h.b.push(c)}}else f=c()}catch(k){h=!0;try{Ba(e),h=a.f.call(a,b,new U(V(k),k.fileName,k.lineNumber),void 0,d)}catch(p){a.b(217,p)}if(!h)throw k;}return f}function Fa(a,b,c,d){var e=Ga;return function(f){for(var h=[],g=0;g<arguments.length;++g)h[g]=arguments[g];return Ea(e,a,function(){return b.apply(c,h)},d)}}Ca.prototype.b=function(a,b,c,d,e){e=e||"jserror";try{var f=new K;f.f=!0;L(f,1,"context",a);b.error&&b.meta&&b.id||(b=new U(V(b),b.fileName,b.lineNumber));b.msg&&L(f,2,"msg",b.msg.substring(0,512));b.file&&L(f,3,"file",b.file);0<b.line&&L(f,4,"line",b.line);var h=b.meta||{};if(d)try{d(h)}catch(Q){}b=[h];f.a.push(5);f.b[5]=b;d=u;b=[];h=null;do{var g=d;if(H(g)){var m=g.location.href;h=g.document&&g.document.referrer||null}else m=h,h=null;b.push(new pa(m||""));try{d=g.parent}catch(Q){d=null}}while(d&&g!=d);m=0;for(var k=b.length-1;m<=k;++m)b[m].depth=k-m;g=u;if(g.location&&g.location.ancestorOrigins&&g.location.ancestorOrigins.length==b.length-1)for(k=1;k<b.length;++k){var p=b[k];p.url||(p.url=g.location.ancestorOrigins[k-1]||"",p.i=!0)}var M=new pa(u.location.href,!1);g=null;var R=b.length-1;for(p=R;0<=p;–p){var r=b[p];!g&&na.test(r.url)&&(g=r);if(r.url&&!r.i){M=r;break}}r=null;var Ja=b.length&&b[R].url;0!=M.depth&&Ja&&(r=b[R]);var z=new oa(M,r);z.b&&L(f,6,"top",z.b.url||"");L(f,7,"url",z.a.url||"");va(this.c,e,f,c)}catch(Q){try{va(this.c,e,{context:"ecmserr",rctx:a,msg:V(Q),url:z&&z.a.url},c)}catch(Ka){}}return!0};function V(a){var b=a.toString();a.name&&-1==b.indexOf(a.name)&&(b+=": "+a.name);a.message&&-1==b.indexOf(a.message)&&(b+=": "+a.message);if(a.stack){a=a.stack;var c=b;try{-1==a.indexOf(c)&&(a=c+"\n"+a);for(var d;a!=d;)d=a,a=a.replace(/((https?:\/..*\/)[^\/:]*:\d+(?:.|\n)*)\2/,"$1");b=a.replace(/\n */g,"\n")}catch(e){b=c}}return b}function U(a,b,c){J.call(this,Error(a),{message:a,file:void 0===b?"":b,line:void 0===c?-1:c})}var W=U;W.prototype=aa(J.prototype);W.prototype.constructor=W;if(t)t(W,J);else for(var X in J)if("prototype"!=X)if(Object.defineProperties){var Ha=Object.getOwnPropertyDescriptor(J,X);Ha&&Object.defineProperty(W,X,Ha)}else W[X]=J[X];W.l=J.prototype;var Da,Ga;if(ma&&!H(I)){var Y="."+G.domain;try{for(;2<Y.split(".").length&&!H(I);)G.domain=Y=Y.substr(Y.indexOf(".")+1),I=window.parent}catch(a){}H(I)||(I=window)}var S=I,T=new Aa;function Ia(){if(!S.google_measure_js_timing){var a=T;a.a=!1;a.b!=a.c.google_js_reporting_queue&&(P()&&ca(a.b,Ba),a.b.length=0)}}Da=new function(){var a=void 0===a?ka:a;this.a="http:"===a.location.protocol?"http:":"https:"};Ga=new Ca;"complete"==S.document.readyState?Ia():T.a&&A(S,"load",function(){Ia()});function Z(a,b,c,d){return Fa(a,b,c,d)};E=Z;window.vu=Z(492,function(a){a=a.replace("&","&");ja(a)});window.vv=Z(494,function(){var a=F.b();if(!a.b)throw Error("aiv::err");a.b()});}).call(this);vu(“https://securepubads.g.doubleclick.net/pcs/view?xai\x3dAKAOjsvS_X9G3SpmMkWSUfy5GpprObDVXSisAKejCUqPcb5cmgHUGDaGQ0CWvb3YOdy8-xEt0SOQRQyCs-CvmuC0jQXeLmggNPaw1pAPyci5OWRfG_023-b9oiu50QF8QOT-FQnbCMbzHn3uPkdH5akjjvkzH95HtXvEelVIYop-AaeDSKaL-aDPaHRJ2xxFCuYdf_oN0Hd-GMITx7ENH3VL5zdsXAz8rWa9bGUg38IIXIdzV9CMVbvYejCQ6fMoRNccvAiy2Tkdwmn6UszAiLEDYNkhbfs\x26sig\x3dCg0ArKJSzDqtbgd5xTowEAE\x26urlfix\x3d1\x26adurl\x3d”)

#mtb{
box-sizing:border-box;
color:#014596;
font-size: 18px;
line-height:1.3em;
font-weight:normal;
text-decoration:none;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
}
#mtb div.frame{
margin: 10px auto;
padding:0;
width:300px;
height:250px;
overflow:hidden;
box-sizing:border-box;
background-color:#FFFFFF;
}
#mtb div{
box-sizing:border-box;
}
#mtb a{
color:#000;
text-decoration:none;
}
#mtb div.img{
width:300px;
height:150px;
background-position: center;
background-size: cover;
background-repeat: no-repeat;
}
#mtb div.desc{
width:100%;
margin:0;
padding:5px 5px 0 5px;
text-align:left;
}
#mtb div.adv{
margin:0;
padding:0 5px 0 5px;
color:#a3a3a3;
font-size: 12px;
}

//js.rfp.fout.jp/rfp-infeed.js

RFP.InFeed.Default.run({
before_render:function(ad_info, placement_info) {
ad_info.click_url = encodeURIComponent(ad_info.click_url);
var desc_max_len = 140;
if (ad_info.description.length > desc_max_len) {
ad_info.description = ad_info.description.substr(0, desc_max_len – 1) + ‘…’;
}
    var displayed_advertiser_max_len = 20;
if (ad_info.displayed_advertiser.length > displayed_advertiser_max_len) {
ad_info.displayed_advertiser = ad_info.displayed_advertiser.substr(0, displayed_advertiser_max_len – 1) + ‘…’;
}
    var title_max_len = 60;
if (ad_info.title.length > title_max_len) {
ad_info.title = ad_info.title.substr(0, title_max_len – 1) + ‘…’;
}
return ad_info;
}
});

// Tweaking iframe width and height
var iframeEl = window.frameElement;
var iframeParentEl = iframeEl.parentElement;

window.onload = function() {
(function (d) {
var interval;

function check() {
var elm_freakout = d.querySelector( “div#freakout-adspot” );
if (elm_freakout === null) {
//console.log(“FREAKOUT El is FOUND ” +elm_freakout );
//success(elm_classes);
if(iframeEl != null){
iframeEl.style.width = “300px”;
iframeEl.style.height = “280px”;
iframeParentEl.style.height = “280px”;
iframeParentEl.style.display = “block”;
}
clearInterval( interval );
}
else {
iframeParentEl.style.height = “0”; // get the parent element and modify it
iframeEl.style.display = “none”;
iframeParentEl.style.display = “none”;
}
}
interval = setInterval( check, 200 ); // duration: 100ms
}(document));

function success (a) {
console.log(a);
}
}

{“transport”: {“beacon”: true, “xhrpost”: false},”requests”: {“ampeos”: “https://pagead2.googlesyndication.com/pcs/activeview?xai=AKAOjsvx7iOm8QwWxPNL7yvAfOFLYL7vHU-6pnrrzicz9RVvi-uqRfmBgpK3xUPwc8MJbfRMrNih078Om18pEeEF3IsXClm4x00X9vIr8ZU&sig=Cg0ArKJSzKEEayCmczqUEAE&id=ampeos&o=${elementX},${elementY}&d=${elementWidth},${elementHeight}&ss=${screenWidth},${screenHeight}&bs=${viewportWidth},${viewportHeight}&mcvt=${maxContinuousVisibleTime}&mtos=0,0,${maxContinuousVisibleTime},${maxContinuousVisibleTime},${maxContinuousVisibleTime}&tos=0,0,${totalVisibleTime},0,0&tfs=${firstSeenTime}&tls=${lastSeenTime}&g=${minVisiblePercentage}&h=${maxVisiblePercentage}&pt=${pageLoadTime}&tt=${totalTime}&rpt=${adNavTiming(navigationStart,loadEventStart)}&rst=${adNavTiming(navigationStart)}&r=de”},”triggers”: {“endOfSession”: {“on”: “visible”,”request”: “ampeos”,”visibilitySpec”: {“reportWhen”: “documentExit”,”selector”: “:root”,”visiblePercentageMin”: 50}}}}

{“uid”:0.6454399438102658,”hostPeerName”:”https://surabaya-tribunnews-com.cdn.ampproject.org”,”initialGeometry”:”{\”windowCoords_t\”:0,\”windowCoords_r\”:360,\”windowCoords_b\”:615,\”windowCoords_l\”:0,\”frameCoords_t\”:1671,\”frameCoords_r\”:330,\”frameCoords_b\”:1921,\”frameCoords_l\”:30,\”posCoords_t\”:1496,\”posCoords_b\”:1746,\”posCoords_r\”:330,\”posCoords_l\”:30,\”styleZIndex\”:\”\”,\”allowedExpansion_r\”:60,\”allowedExpansion_b\”:365,\”allowedExpansion_t\”:0,\”allowedExpansion_l\”:0,\”yInView\”:0,\”xInView\”:1}”,”permissions”:”{\”expandByOverlay\”:true,\”expandByPush\”:true,\”readCookie\”:false,\”writeCookie\”:false}”,”metadata”:”{\”shared\”:{\”sf_ver\”:\”1-0-32\”,\”ck_on\”:1,\”flash_ver\”:\”26.0.0\”,\”canonical_url\”:\”http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/12/digerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya\”,\”amp\”:{\”canonical_url\”:\”http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/12/digerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya\”}}}”,”reportCreativeGeometry”:false,”isDifferentSourceWindow”:false,”sentinel”:”1-2365957816302014920″,”width”:320,”height”:600,”_context”:{“ampcontextVersion”:”1902271810270″,”ampcontextFilepath”:”https://3p.ampproject.net/1902271810270/ampcontext-v0.js”,”sourceUrl”:”http://surabaya.tribunnews.com/amp/2018/07/12/digerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya#origin=https%3A%2F%2Fwww.google.com&prerenderSize=1&visibilityState=prerender&paddingTop=54&p2r=0&horizontalScrolling=0&csi=1&aoh=15515182839291&viewerUrl=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2Famp%2Fsurabaya.tribunnews.com%2Famp%2F2018%2F07%2F12%2Fdigerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya&history=1&storage=1&cid=1&cap=swipe%2CnavigateTo%2Ccid%2Cfragment%2CreplaceUrl”,”referrer”:”https://www.google.com/”,”canonicalUrl”:”http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/12/digerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya”,”pageViewId”:”8533″,”location”:{“href”:”https://surabaya-tribunnews-com.cdn.ampproject.org/v/surabaya.tribunnews.com/amp/2018/07/12/digerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya?amp_js_v=0.1&usqp=mq331AQECAEoAQ%3D%3D#origin=https%3A%2F%2Fwww.google.com&prerenderSize=1&visibilityState=prerender&paddingTop=54&p2r=0&horizontalScrolling=0&csi=1&aoh=15515182839291&viewerUrl=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2Famp%2Fsurabaya.tribunnews.com%2Famp%2F2018%2F07%2F12%2Fdigerebek-atta-halilintar-begini-kondisi-rumah-bowo-tik-tok-setelah-tenar-lihat-kamarnya&history=1&storage=1&cid=1&cap=swipe%2CnavigateTo%2Ccid%2Cfragment%2CreplaceUrl”},”startTime”:1551518296835,”tagName”:”AMP-AD”,”mode”:{“localDev”:false,”development”:false,”minified”:true,”lite”:false,”test”:false,”version”:”1902271810270″,”rtvVersion”:”011902271810270″},”canary”:false,”hidden”:false,”initialLayoutRect”:{“left”:30,”top”:1496,”width”:300,”height”:250},”initialIntersection”:{“time”:8949.200000000019,”rootBounds”:{“left”:0,”top”:0,”width”:360,”height”:615,”bottom”:615,”right”:360,”x”:0,”y”:0},”boundingClientRect”:{“left”:30,”top”:1321,”width”:300,”height”:250,”bottom”:1571,”right”:330,”x”:30,”y”:1321},”intersectionRect”:{“left”:0,”top”:0,”width”:0,”height”:0,”bottom”:0,”right”:0,”x”:0,”y”:0},”intersectionRatio”:0},”domFingerprint”:”1333626023″,”experimentToggles”:{“amp-consent”:true,”chunked-amp”:true,”hidden-mutation-observer”:true,”expAdsenseCanonical”:false,”canary”:false,”expAdsenseUnconditionedCanonical”:false,”amp-story-v1″:true,”ad-type-custom”:true,”linker-form”:true,”no-sync-xhr-in-ads”:true,”a4aProfilingRate”:false,”version-locking”:true,”scroll-height-bounce”:false,”amp-sidebar toolbar”:true,”amp-auto-ads-adsense-holdout”:false,”amp-list-resizable-children”:true,”as-use-attr-for-format”:false,”amp-auto-ads-adsense-responsive”:false,”font-display-swap”:true,”amp-ima-video”:true,”amp-playbuzz”:true,”amp-auto-ads”:true,”pump-early-frame”:true,”amp-date-picker”:true,”amp-access-iframe”:true,”a4aFastFetchAdSenseLaunched”:false,”amp-list-viewport-resize”:true,”doubleclickSraExp”:false,”amp-apester-media”:true,”doubleclickSraReportExcludedBlock”:false,”amp-live-list-sorting”:true,”linker-meta-opt-in”:true,”ampdoc-closest”:false,”amp-story-responsive-units”:true,”scroll-height-minheight”:false,”user-error-reporting”:true,”expAdsenseA4A”:false,”a4aFastFetchDoubleclickLaunched”:false,”adsense-ff-number-delay”:false,”no-initial-intersection”:true,”sandbox-ads”:true},”sentinel”:”1-2365957816302014920″}}” height=”250″ width=”300″ data-amp-3p-sentinel=”1-2365957816302014920″ allow=”sync-xhr ‘none’;” allowfullscreen=”allowfullscreen” allowtransparency=”” marginwidth=”0″ marginheight=”0″ sandbox=”allow-top-navigation-by-user-activation allow-popups-to-escape-sandbox allow-forms allow-modals allow-pointer-lock allow-popups allow-same-origin allow-scripts” style=”margin: auto; padding: 0px !important; border: 0px !important; display: block; height: 250px; max-height: 100%; max-width: 100%; min-height: 0px; min-width: 0px; width: 300px; transform: translate(-50%, -50%); top: 0px; left: 0px; position: absolute; bottom: 0px; right: 0px;”>

Di awal vlog nya, Atta mengaku vlog gerebek rumah Bowo ini paling banyak direquest penggemarnya.

“Kali ini kita akan gerebek rumah gaes, ini adalah gerebek yang termasuk yang paling banyak di request dan ini adalah anak yang sedang hits sekarang sampai jadwal nya saja susah banget gaes,” ujar Atta.

Di video berdurasi 13:26 menit tampak Atta sedang mengulik rumah Bowo dan bertemu dengan kedua orangtuanya.

Bowo terlihat sumringah menyambut kedatangan Atta.

“Gimana keadaan Bowo akhir-akhir ini, kelihatannya makin sibuk jadwalnya ya, Aa Raffi Ahmad aja kalah, sibuk setiap jam,” ujar Atta

“Baik-baik,” jawab Bowo sambil tersenyum.

6 Potret Nazwa, Seleb tiktok yang parasnya bikin kaum adam terhanyut

Kehadiran aplikasi Tik Tok nggak cuma memberikan hiburan tersendiri bagi para pengguna media sosial. Tapi juga para seleb Tik Tok yang ketenarannya nggak kalah dari para pesinetron maupun seleb remaja Tanah Air.

Hal ini bisa dibuktikan lewat followers mereka di Instagram yang mencapai puluhan hingga ratusan ribu. Nggak cuma itu, para penggemar mereka bahkan rela merogoh kocek ratusan ribu rupiah demi mengikuti ajang meet and greet yang diadakan seleb Tik Tok ini.

Sebut saja Bowo Alpenliebe yang namanya mulai dikenal karena aksi lipsyncnya di Tik Tok. Ya, seleb Tik Tok berusia 13 tahun tersebut bahkan sudah mengadakan acara meet and greet di beberapa kota seperti Surabaya dan Jakarta.

Nggak cuma Bowo, masih ada seleb Tik Tok yang punya paras cantik dan imut. Dia adalah Nazwa Fidhia. Sama seperti Bowo, Nazwa juga dikenal lewat aksi lipsyncnya dengan berbagai lagu dan gaya.

Tak Lagi Main Tik Tok, Bowo Alpenliebe Kini Main Sinetron dan Punya Pacar

Masih ingat dengan Bowo Alpenliebe,remaja 13 tahun yang menjadi perbincangan karena terkenal berkat aplikasi Tik Tok.

Pertengahan tahun 2018 lalu, Bowo disebut-sebut sebagai artisnya aplikasi tersebut.

Namanya semakin dikenal setelah acara meet n greet-nya yang dipatok dengan tiket yang cukup mahal seharga Rp100 ribu, menuai banyak komentar dari netizen.

Bowo menjadi idola remaja serta anak-anak kecil lainnya.

Bahkan perilaku para penggemar Bowo ini juga sedikit berlebihan. Beberapa ada yang mengatakan rela jual ginjal demi bisa bertemu dan foto bersama Bowo.

Kini, beberepa bulan berlalu, apa kabar ya pemilik nama asli Prabowo Mondardo ini?

Dari pantauan instagram pribadinya @prabowomondardo, ia masih terlihat aktif bermain media sosial.

Bowo masih sering mengunggah foto atau videonya di akunnya yang dikuti lebih dari 450 ribu pengikut.

Biodata Prabowo Mondardo

•Bowo Alpenliebe ternyata mempunyai nama asli Prabowo Mondardo.

•Ia diketahui lahir 17 Maret 2005, yang berarti usia Bowo kini baru 13 tahun.

Remaja yang berusia 13tahun ini menjadi viral Berkat aplikasi Tik Tok yang di media sosial ikut mengangkat Bowo Alpenliebe, hingga bocah yang kasih duduk di bangku SMP ini jadi tenar dan fenomenal.

Tak hanya di Tik Tok, Bowo pun tenar di instagram

Akun Instagram-nya hingga kini sudah diikuti lebih dari 266 ribu followers.

Bocah yang masih duduk di bangku SMP ini bahkan sudah pernah menggelar meet and greet dengan para fans.

Viral Ratu Tiktok, Berusia 15 Tahun Ini Menggemparkan Warga Sosmed!!

•Bagi Anda pengguna aplikasi Tik Tok mungkin sudah tidak asing lagi dengan ayeitsmel05 yang mempunyai akun Instagram @ayeitsmel05

Dia bisa dibilang artisnya Tik Tok. Bagaimana tidak, satu video pendek buatannya bisa mendapat likes lebih dari 30 ribu, angka yang sulit didapat untuk seorang pengguna Tik Tok biasa.

Dalam setiap video buatannya, Ayeitsmel kerap menebar senyuman sambil melakukan gerakan-gerakan ala pemain Tik Tok, yaitu menggerakkan jari atau melirik kiri-kanan.

Ia juga termasuk sosok yang stylish dalam berpenampilan. Lihat saja baju ‘Bola’ berwarna merah yang kerap ia gunakan.